<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ragam Budaya Indonesia - Artikel Kebudayaan Indonesia - Seni Budaya Indonesia &#187; Kuliner</title>
	<atom:link href="/category/kuliner/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.palingindonesia.com</link>
	<description>Ragam Budaya Indonesia - Artikel Kebudayaan Indonesia - Seni Budaya Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 May 2012 09:49:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Nikmatnya Bakwan Kuah Cuko</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/nikmatnya-bakwan-kuah-cuko/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/nikmatnya-bakwan-kuah-cuko/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 04:17:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RendiNoMore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=3047</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat Indonesia tentunya sudah tidak asing dengan makanan bernama bakwan. Makanan yang begitu familiar ini memang digemari oleh berbagai lapisan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fnikmatnya-bakwan-kuah-cuko%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fnikmatnya-bakwan-kuah-cuko%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Masyarakat Indonesia tentunya sudah tidak asing dengan makanan bernama bakwan. Makanan yang begitu familiar ini memang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Rasanya yang gurih serta bergizi memang seringkali menjadi panganan yang selalu dihidangkan sehari-hari. Namun mungkin tidak banyak masyarakat yang mendengar tentang bakwan kuah cuko.</p>
<p>Bakwan kuah cuko atau akrab dikenal sebagai bakwan Sumatera memang menjadi kegemaran masyarakat Palembang dimana kuliner ini berasal. Selain rasanya yang enak, kuliner ini pun mudah dibuat dan denga bahan baku yang murah dan terjangkau.</p>
<p>Pada dasarnya, bakwan kuah cuko tidak jauh berbeda dengan bakwan pada umumnya. Yang membedakan adalah kuah cuko yang menjadi pendamping saat menikmati bakwan ini. Kuah cuko sendiri adalah sejenis saus yang biasa digunakan untuk pempek. Bahan baku untuk membuat kuliner ini pun cukup mudah. Tepung terigu dicampur menjadi adonan bersama dengan bahan-bahan lain seperti wortel, kol, daun bawang, seledri, serta irisan bawang merah dan bawang putih. Terkadang dikreasikan dengan bahan-bahan lain sesuai selera. Adonan ini kemudian digoreng.<br />
Untuk kuah cuko sendiri menggunakan bahan-bahan seperti gula batok, garam, cuka masak, gula pasir bawang putih, serta cabai sesuai selera. Bahan tersebut dicampurkan dengan air dan direbus hingga mendidih. Memasaknya pun membutuhkan kesabaran karena dimasak dengan api kecil agar bumbu meresap.</p>
<p>Bakwan kuah cuko biasanya disajikan sebagai menu santai saat sore ataupun di pagi hari. Meskipun terlihat sederhana, kuliner ini juga memiliki cita rasa yang menggugah selera. Paduan bakwan yang lembut bersatu dengan kuah cuko dengan rasa yang khas. Rasa pedas, asam dan manis dari kuah cuko berpadu harmonis dengan gurihnya bakwan. Kelezatan tersebut ditambah nikmat dengan sensasi kriuk dari sayur-sayuran yang menjadi bahan campuran bakwan. Meski sederhana, bakwan kuah cuko mampu memikat hati siapapun yang mencicipinya. rasanya yang khas dan lezat membuat kuliner ini digemari oleh banyak orang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/nikmatnya-bakwan-kuah-cuko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gula Kacang, Jajajan Tradisi Masyarakat Jawa</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/gula-kacang-jajajan-tradisi-masyarakat-jawa/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/gula-kacang-jajajan-tradisi-masyarakat-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 03:41:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nanok</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=2401</guid>
		<description><![CDATA[Bagi masyarakat Indonesia terutama daerah kepulauan Jawa, siapa yang tidak kenal dengan jajanan yang satu ini. Gula kacang merupakan sajian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fgula-kacang-jajajan-tradisi-masyarakat-jawa%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fgula-kacang-jajajan-tradisi-masyarakat-jawa%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Bagi masyarakat Indonesia terutama daerah kepulauan Jawa, siapa yang tidak kenal dengan jajanan yang satu ini. Gula kacang merupakan sajian kuliner yang sudah menjadi tradisi masyarakant Jawa sejak dulu. Jajanan ini sangat sederhana sekali karena hanya terbuat dari campuran gula dan kacang. Pada jaman dahulu saat seseorang mengadakan sebuah acara semisal pernikahan, khitanan, bahkan ketika ada pertunjukan umum seperti tarian daerah atau pasar malam pasti menyajikan jajanan yang satu ini.</p>
<p>Gula kacang atau masyarakat Jawa Timuran lebih menyebutnya gulo kacang terbuat dari bahan utama berupa kacang tanah dan gula. Sangat sederhana sekali proses membuatnya yakni dengan menyiapkan kacang tanah yang sudah dikupas kemudian dikeringkan atau sekarang lebih kearah digoreng. Kemudian masukkan air, gula merah, sedikit garam dipanaskan dan diaduk sampai cairan gula mengental. Setelah mengental baru kacang yang sudah kering tadi dimasukkan dan diaduk perlahan-lahan.</p>
<p>Jika gula dan kacang sudah menyatu, siapkan tatakan atau cetakan untuk meletakkan adonan tersebut sampai mengering (biasanya berupa lingkaran) dan saat mengering sajian gula kacang sudah dapat dinikmati. Dahulu gula kacang ini hanya berbentuk lingkaran kecil, tapi saat ini sudah banyak masyarakat yang mengembangkan dan menjual gula kacang dengan banyak variasi mulai dari warnanya yang beragam dan bentuknya bermacam-macam.</p>
<p>Sampai sekarang tradisi menyajikan gula kacang masih kerap banyak dijumpai di Jawa Timur, seperti acara pernikahan, rapat, selamatan dan lain-lain. Bentuk dan rasanya yang khas menjadikan jajanan ini banyak sekali digemari bahkan anak-anak muda juga banyak yang suka akan rasa dan bentuk khas yang dimilikinya. Pengembangan bentuk gula kacang yang sekarang berupa lingkaran besar menjadi daya tarik tersendiri. Jajanan ini sudah mulai mudah dietemui di pasar modern seperti mall, atau supermarket makanan kering.</p>
<p>Wisata kuliner Indonesia memang sangat beragam dari jenis makanan berat sampai berupa jajan-jajan khas tradisi daerah tertentu. Keunikan bentuk, warna, dan rasa menjadikan kuliner kita makin diminati generasi penerus bahkan sampai mancanegara. Semoga warisan budaya kuliner ini tetap terjaga dengan baik dan pelestariannya selalu dilakukan agar generasi penerus nantinya masih dapat mengenal dan menikmatinya dengan baik.</p>
<p>foto: <a href="http://graciaarayana.blogspot.com/">http://graciaarayana.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/gula-kacang-jajajan-tradisi-masyarakat-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepiting Tauco, Cita Rasa Ungaran</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/kepiting-tauco-cita-rasa-ungaran/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/kepiting-tauco-cita-rasa-ungaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 03:39:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RendiNoMore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=3027</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia memang negeri maritim, letak geografis yang strategis dan terdiri dari ratusan bahkan ribuan pulau, menjadikannya kaya akan sumber daya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fkepiting-tauco-cita-rasa-ungaran%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fkepiting-tauco-cita-rasa-ungaran%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Indonesia memang negeri maritim, letak geografis yang strategis dan terdiri dari ratusan bahkan ribuan pulau, menjadikannya kaya akan sumber daya laut yang melimpah. Salah satu yang diolah apik adalah Kepiting. Hewan yang memiliki cita rasa unik ini biasanya diolah berdasarkan keunikan daerah masing-masing. Semisal Kepiting Tauco yang merupakan kuliner yang bisa ditemui di Kabupaten Ungaran.</p>
<p>Kepiting Tauco merupakan kuliner unik dan juga khas dari salah satu kebupaten di Semarang, Jawa Tengah ini. Dua ekor kepiting dalam satu porsi yang digoreng dalam keadaan hidup menjadi salah satu rahasia kelezatan kuliner ini karena membuat daging kepiting masih terasa fresh dan terasa agak manis. Perpaduan antara rempah-rempah seperti jahe, irisan lombok hijau, dan bawang pun tidak terlewatkan dalam kuliner ini. Sesuai dengan namanya, lumuran saus tauco serta kecap asli juga menyatu sehingga menjadikan kuliner ini semakin sempurna dilidah para penikmatnya.</p>
<p>Jangan lagi ragukan rasanya. Gurihnya daging kepiting berpadu harmonis dengan bumbu-bumbu yang diramu menjadi satu. Rasa asin, manis, serta gurih langsung menyeruak membuat lidah Anda bergoyang. Ditambah cita rasa kepiting yang memang khas akan semakin memanjakan lidah Anda. Tidak heran jika para penikmatnya merasa ketagihan akan kelezatan Kepiting Tauco khas Ungaran ini.</p>
<p>Tidak sulit untuk dapat menikmati kuliner ini. Di kecamatan Ungaran, tepatnya di kaki Gunung Ungaran banyak yang menjual kuliner dengan citarasa yang luar biasa ini. Selain menawarkan rasa yang luar biasa, para penjual juga biasanya menawarkan panorama alam yang juga menawan.</p>
<p>Menikmati Kepiting Tauco di Ungaran memang menjadi pengalaman tersendiri. Rasanya yang khas dan membuat Anda ketagihan terasa lengkap dengan pemandangan alam Gunung Ungaran. Hamparan sawah serta bukit yang menjulang membuat Anda terasa menyatu saat menyantap kuliner khas Ungaran ini. Tidak heran jika banyak orang yang sengaja datang ke daerah ini hanya untuk menyantap setitik kelezatan khas Unggaran ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/kepiting-tauco-cita-rasa-ungaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yuk Kita Lestarikan Bir Pletok</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/yuk-kita-lestarikan-bir-pletok/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/yuk-kita-lestarikan-bir-pletok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Apr 2012 02:10:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RendiNoMore</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=3014</guid>
		<description><![CDATA[Ramahnya mentari belakangan ini membuat cuaca menjadi sedikit lebih hangat. Yang paling enak sih berteduh di bawah pohon sambil nyeruput [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fyuk-kita-lestarikan-bir-pletok%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fyuk-kita-lestarikan-bir-pletok%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Ramahnya mentari belakangan ini membuat cuaca menjadi sedikit lebih hangat. Yang paling enak sih berteduh di bawah pohon sambil nyeruput bir pletok biar seger.. Hah?? Panas-panas minum bir? Apa nggak tambah panas? Eits.. Tenang dulu, bir yang satu ini sama sekali tidak mengandung alkohol dan malah bisa jadi minuman yang berguna buat kesehatan. Nah, kalau cuaca lagi hujan, tinggal dihidangkan tanpa es bareng ancemon panas atau uli bakar. Nggak percaya?</p>
<p>Memang, bila sudah mendengar kata bir konotasi orang akan langsung tertuju pada minuman beralkohol. Padahal minuman khas masyarakat Betawi ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Bir Pletok pada dasarnya adalah sebuah minuman yang terbuat dari rempah-rempah. Berkat kandungan rempah-rempah tersebut Bir Pletok memiliki khasiat yang berguna bagi tubuh. Seperti untuk menyegarkan dan menghangatkan tubuh.</p>
<p>Nama Bir Pletok sendiri ternyata memiliki sejarahnya sendiri. Minuman ini memang biasanya ditempatkan pada sebuah bumbung (ruas bambu) yang ditutup dengan beberapa tambahan es batu. Layaknya seorang bartender, bumbung tadi dikocok hingga terdengar bunyi pletak-pletok. Setelah dikocok, minuman ini akan berbuih menyerupai bir. Sumber lain juga menyebutkan bahwa bunyi pletok juga terdengar saat air mendidih saat proses perebusan dilakukan. Alhasil minuman ini disebut Bir Pletok.</p>
<p>Bir pletok terbuat dari rempah-rempah alami khas Indonesia. diantaranya adalah lada hitam, cabai Jawa, kayu manis, dan serai. Selain itu dilengkapi juga oleh jahe merah, kapulaga, cengkeh daun jeruk purut serta pandan. Tidak lupa juga ditambahkan dengan kayu secang yang membuat minuman ini berwarna merah gelap menyerupai bir.</p>
<p>Cara membuatnya pun mudah yakni hanya tinggal mencampur semua bahan kedalam satu kuali berisi air yang kemudian diisi air hingga mendidih. Setelah mendidih, air rebusan kemudian disaring. Penyajiannya pun beragam. Bir Pletok dapat disajikan dalam kondisi panas atau dingin.</p>
<p>Mencicipi Bir Pletok pun terbilang unik. Rasa manis, hangat serta sesekali pedas mengalir kedalam tenggorokan Anda. Aroma khas rempah yang nikmat juga menambah kenikmatan saat mencicipi Bir Pletok ini. Tak heran meskipun terbilang tradisional, Bir Pletok memiliki penggemarnya sendiri. Selain rasa yang unik minuman khas Betawi ini memiliki nilai budaya yang patut dilestarikan keberadaanya.</p>
<p>foto punya: www.hellotarana.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/yuk-kita-lestarikan-bir-pletok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sate Lilit yang Tidak Melilit</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/sate-lilit-yang-tidak-melilit/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/sate-lilit-yang-tidak-melilit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 06:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fantasticbali</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[ikan]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[makanan]]></category>
		<category><![CDATA[masakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=2904</guid>
		<description><![CDATA[Kuliner tanah air nampaknya tidak bisa dipisahkan dengan sate. Selain sate yang dengan mudah kita temukan hampir di seluruh pelosok [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fsate-lilit-yang-tidak-melilit%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fsate-lilit-yang-tidak-melilit%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Kuliner tanah air nampaknya tidak bisa dipisahkan dengan sate. Selain sate yang dengan mudah kita temukan hampir di seluruh pelosok seperti sate kambing dan sate ayam, masing-masing daerah memiliki jenis sate yang khas berasal dari daerah itu sendiri, sebut saja misalnya sate maranggi di daerah Purwakarta atau sate klatak di Yogyakarta. Di Bali kita mengenal sate lilit.</p>
<p>Kalau anda belum mengenalnya, sebaiknya anda menyempatkan diri untuk mencicipinya di kunjungan anda berikutnya, karena sate lilit merupakan salah satu kuliner Bali yang sangat populer, baik di kalangan masayarakat Bali sendiri maupun di kalangan turis, termasuk turis mancanegara. Sate lilit dengan mudah dapat kita temukan dari pedagang yang berjualan ala kaki lima, warung makan, sampai restoran papan atas termasuk yang merupakan bagian dari hotel bintang lima.</p>
<p>Gurihnya sate lilit dapat dinikmati siapa saja, termasuk mereka yang beragama Islam, karena pada umumnya sate lilit terbuat dari daging ikan laut. Di tempat-tempat tertentu ada juga sate lilit berbahan daging ayam dan daging babi, tetapi secara umum kebanyakan sate lilit berbahan dasar ikan laut. Jika anda ragu, silahkan bertanya terlebih dahulu pada penjualnya. Sebagian penjual sate lilit juga menawarkan sate ikan yang bentuknya lebih mirip dengan sate yang biasa kita kenal, potongan daging ikan yang ditusuk kemudian dibakar, dan pepes daging ikan.</p>
<p>Meskipun namanya sate lilit, jangan berfikir anda akan menemukan bentuk seperti ular yang melilit di tusuk sate. Daging ikan dilumatkan terlebih dahulu kemudian baru &#8220;dililitkan&#8221; di tusuk sate setelah dicampur dengan berbagai bumbu dan bahan lainnya, sehingga dari bentuknya kelihatan justru lebih mirip perkedel ditusuk. Kata &#8220;lilit&#8221; berasal dari proses penempelan &#8220;luluh&#8221;, lumatan daging ikan, bumbu, dan bahan-bahan lainnya, di tusuk sate. Biasanya karena komposisi dagingnya cukup banyak, &#8220;luluh&#8221; sulit menempel di tusuk sate jika hanya dikepalkan, karena itu cara menempelkannya adalah dengan jumputan kecil-kecil yang ditekankan pada tusuk sate sambil memutarnya pelan-pelan.</p>
<p>Untuk mempermudah penempelan, tusuk sate untuk sate lilit bukan lidi atau batang bambu kecil tetapi dibuat dari pelepah kelapa yang dibelah cukup besar-besar. Di restoran-restoran papan atas, tusuk sate ini sering diganti dengan batang serai, selain nampak lebih cantik, aroma daun serai juga memperkuat cita rasa si sate lilit itu sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/sate-lilit-yang-tidak-melilit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Duku Palembang: Tahukah Kamu?</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/duku-palembang-tahukah-kamu/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/duku-palembang-tahukah-kamu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Mar 2012 06:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>firman91</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Buah]]></category>
		<category><![CDATA[Duku]]></category>
		<category><![CDATA[palembang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=1952</guid>
		<description><![CDATA[Sebagian kamu pasti telah mengenal dengan namanya duku Palembang. Tapi tahukah kamu kalau duku Palembang bukanlah berasal dari Palembang. Duku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fduku-palembang-tahukah-kamu%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fduku-palembang-tahukah-kamu%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Sebagian kamu pasti telah mengenal dengan namanya duku Palembang. Tapi tahukah kamu kalau duku Palembang bukanlah berasal dari Palembang. Duku Palembang berasal dari OKU yang juga merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan. Di daerah OKU, terdapat banyak sekali duku. Dulu ketika panen, duku OKU sangat berlimpah banyaknya. Jika kamu makan sekaligus perutmu tidak akan bisa untuk menampungnya.Akibatnya banyak yang diberikan ke orang-orang secara gratis. Bahkan ada yang dibiarkan saja karena pemasaran duku ini belum dimaksimalkan secara intensif. Pemasarannya pun masih di sekitar daerah tersebut dan kota Palembang salah satunya.</p>
<p>Seiring dengan berjalannya waktu, orang orang semakin mengenal adanya duku ini. Dan orang-orang mengenalnya dengan nama Duku Palembang. Rasanya yang sangat manis pada saat matang dan buahnya yang kecil memberikan candu dan cukup untuk membuat mood kamu menjadi lebih baik. Jika kalian berkunjung di Palembang, jangan lupa untuk membeli oleh oleh duku. Harga duku ini di Palembang berkisaran 5000-8000 Rp/kg. Bila panen yang berlimpah dan bersamaan, harga duku bisa anjlok menjadi 1500-2000 Rp/kg. Namun jika kalian tidak sempat berkunjung di daerah Palembang. Kamu dapat membelinya pada berbagai daerah seperti Jakarta dengan harga yang lebih tinggi. Sekitar dua kali lipat atau lebih. Setahu saya seperti di pasar Medan harga duku sekitar 18000an Rp/kg.</p>
<p>Sedikit informasi mengenai sisi lain dari manfaat duku :</p>
<p>1. Kayu yang berwarna coklat muda ini, begitu keras dan tahan lama biasa digunakan untuk tiang rumah dan gagang perabotan.</p>
<p>2. Kulit buah dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk jika dibakar setelah dikeringkan. Kebiasaaan ini biasa dilakukan oleh Filipina</p>
<p>3. Kulit buahnya juga dapat dijadikan sebagai obat anti diare.</p>
<p>4. Bijinya jika dihancurkan dapat menyembuhkan demam. Kebiasaan ini dilakukan oleh penduduk setempat di Malaysia.</p>
<p>5. Kulit kayu yang rasanya sepet dapat digunakan sebagai tapal untuk menyembuhkan bekas gigitan kalajengking.</p>
<p>6. Dan tentunya jangan lupa, buahnya juga sangat bermanfaat salah satunya sebagai pelancar sistem pencernaan.</p>
<p>Coba yuk !</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/duku-palembang-tahukah-kamu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terpesona Kenikmatan Gudeg Koyor Salatiga</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/terpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/terpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Mar 2012 14:42:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Debidep</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=2695</guid>
		<description><![CDATA[Bisa dipastikan hampir semua orang kenal dengan kuliner khas yang satu ini. Ya, gudeg. Makanan yang terbuat dari potongan nangka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fterpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fterpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Bisa dipastikan hampir semua orang kenal dengan kuliner khas yang satu ini. Ya, gudeg. Makanan yang terbuat dari potongan nangka muda yang dimasak selama beberapa jam di atas kuali yang dibumbui sehingga menghasilkan cita rasa manis. Rasa tersebut berpadu dengan gurih yang berasal dari santan kental alias areh dan klendo dipadu dengan pedasnya sambel krecek.</p>
<p>Menurut Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Kota Yogya yang dikutip dari id.shvoong.com – gudeg sejatinya merupakan kuliner tradisional khas masyarakat Yogyakarta yang bahan bakunya mudah didapat di kebun mereka. Gudeg sendiri saat ini terdiri atas 2 macam, gudeg kering dan gudeg basah. Gudeg kering biasanya di simpan di dalam besek atau kendil dan kerap di jadikan buah tangan.</p>
<p>Seiring perkembangan jaman, gudeg mulai dimodifikasi berdasarkan cirri khas daerah masing-masing. Jika di Jogja terkenal dengan gudeg kering Yu Djum, kota Solo punya Gudeg Ceker Margoyudan, maka kota Salatiga juga punya ciri tersendiri. Kota yang terletak di lereng Timur Gunung Merbabu ini juga memiliki Gudeg yang terkenal, yaitu gudeg koyor. Koyor sejatinya merupakan urat alias otot sapi yang berada di sekitar tulang punggung sapi. Kendati disebut urat, namun lantaran dimasak dengan teknik tertentu, maka koyor tersebut terasa sangat lembut. Seru kan ngebayangin rasa manis gudeg berpadu dengan pedesan sambel krecek dan sensasi gurihnya koyor?</p>
<p>Salah satu penjaja gudeg koyor yang paling ternama di Salatiga adalah milik Ibu Hj Sukini bernama Nasi Gudeg Koyor Miroso. Lokasinya yang tersembunyi karena berada di deretan kios dalam Pasar Sapi Kota Salatiga, membuat kami sedikit kesulitan menemukannya. Namun berkat sistem GPS alias Global Petakonan System, akhirnya kami pun tiba di kedai makan tersebut dan langsung memesan seporsi Nasi Gudeg Koyor.</p>
<p>Yang diincar kali pertama sudah pasti koyornya.. Tanpa harus bersusah payah menggigit, otot punggung sapi tersebut sukses mendarat di dalam perut. Hmm.. rasa gudegnya yang tidak terlalu manis dan lebih menyasar ke gudeg basah memang bukan favorit saya. Tapi, tak kan rusak susu sebelangan hanya gara-gara titikan nila. Yang penting sensasi mengunyah koyornya betul-betul menjadi pengalaman tersendiri buat saya.. I’ll be back…<br />

<a href='/terpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga/img-20120101-01829/' title='IMG-20120101-01829'><img width="150" height="150" src="/wp-content/uploads/2012/03/IMG-20120101-01829-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG-20120101-01829" title="IMG-20120101-01829" /></a>
<a href='/terpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga/img-20120101-01830paling-indo/' title='IMG-20120101-01830paling indo'><img width="150" height="150" src="/wp-content/uploads/2012/03/IMG-20120101-01830paling-indo-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG-20120101-01830paling indo" title="IMG-20120101-01830paling indo" /></a>
<a href='/terpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga/img-20120101-01831palingindo/' title='IMG-20120101-01831palingindo'><img width="150" height="150" src="/wp-content/uploads/2012/03/IMG-20120101-01831palingindo-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="IMG-20120101-01831palingindo" title="IMG-20120101-01831palingindo" /></a>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/terpesona-kenikmatan-gudeg-koyor-salatiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gudeg Ceker Khas Solo Pengusir Kantuk</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/gudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/gudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 05:02:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>RobbyLumongga</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=2283</guid>
		<description><![CDATA[Sedang liburan di Solo? Ngerasa susah tidur gara-gara perut keroncongan atau iseng nggak ada kerjaan sambil nungguin siaran langsung Liga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fgudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fgudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Sedang liburan di Solo? Ngerasa susah tidur gara-gara perut keroncongan atau iseng nggak ada kerjaan sambil nungguin siaran langsung Liga Champion Eropa? Tenang… Saat-saat yang menyebalkan tersebut bisa langsung terobati setelah Anda mencoba kuliner khas kota yang juga dikenal dengan sebutan Surakarta ini. Ya, silahkan langsung menyambangi berbagai warung penjaja gudeg yang banyak tersebar di seantero penjuru kota Solo.</p>
<p>Berbeda dengan gudeg kebanyakan, salah satu gudeg ternama di kota yang dikelilingi oleh Gunung Merbabu dan Merapi tersebut dihiasi dengan topping berupa kaki ayam atau yang akrab disebut dengan nama gudeg cakar atau ceker. Hmmm… Rasa ngantuk yang tadinya sempat hinggap di pelupuk mata perlahan mulai pergi setelah hidung mencium aroma manis dari gudeg tersebut. Untungnya saya tiba di warung gudeg yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi belum terlalu pagi, baru jam 01.45. Jadi antrian pembeli gudeg belum terlalu panjang.</p>
<p>Salah! 6 deret kursi kayu yang ditata seperti di ruang kelas tanpa meja di dalam tenda ternyata sudah penuh terisi para penikmat gudeg tanpa satu pun yang sedang menikmati cita rasa khas gudeg ceker. Inilah salah satu bentuk perjuangan yang harus dilakukan tidak hanya sebagai pengusir kantuk, namun juga demi merasakan sensasi gudeg ceker. Selain bisa mengantri di bangku-bangku kayu tadi, pembeli gudeg juga bisa menunggu tepat di samping sang ibu maestro gudeg yang tampak cekatan melayani setiap pesanan. Namun itu tidak akan membuat seporsi nasi gudeg ceker atau bubur gudeg ceker bisa cepat tiba di pangkuan. Karena beberapa orang pelayan cukup jeli memperhatikan antrian.</p>
<p>Setelah menunggu sekitar 20 menit akhirnya sepiring nasi gudeg beserta ubo rampe seperti sepotong ayam, pedesan krecek, dan seporsi kaki ayam alias ceker pun tiba di tangan. Tanpa tedeng aling aling, mulut pun langsung menunjukkan performanya. Rasa gudeg yang tidak terlalu manis berpadu dengan gurihnya bumbu yang menyelimuti ceker serta rasa pedas dari sambel krecek seolah menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Tekstur unik dari ceker yang terasa sangat lembut membuat saya tidak harus bersusah payah memisahkan tulang-tulang yang ada dibaliknya. Tanpa terasa, butiran-butiran nasi di dalam piring perlahan mulai sirna berpindah ke dalam perut.</p>
<p>Jadi sepertinya terbayar tuntas pengorbanan saya mengantri demi sepiring gudeg ceker sambil menahan kantuk. Kenikmatan hasil olahan sang pemilik membuat warung gudeg ini bisa bertahan lebih dari tiga dekade. Sebuah kesederhanaan cita rasa yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemburu kuliner. Seperti yang dicari oleh antrian orang-orang yang sudah mengular di belakang saya, bahkan hingga ke trotoar jalan.</p>

<a href='/gudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk/banjarsari-20111119-01658/' title='Banjarsari-20111119-01658'><img width="150" height="150" src="/wp-content/uploads/2012/02/Banjarsari-20111119-01658-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Banjarsari-20111119-01658" title="Banjarsari-20111119-01658" /></a>
<a href='/gudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk/banjarsari-20111119-01660/' title='Banjarsari-20111119-01660'><img width="150" height="150" src="/wp-content/uploads/2012/02/Banjarsari-20111119-01660-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Banjarsari-20111119-01660" title="Banjarsari-20111119-01660" /></a>
<a href='/gudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk/banjarsari-20111119-01661/' title='Banjarsari-20111119-01661'><img width="150" height="150" src="/wp-content/uploads/2012/02/Banjarsari-20111119-01661-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Banjarsari-20111119-01661" title="Banjarsari-20111119-01661" /></a>
<a href='/gudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk/banjarsari-20111119-01663-2/' title='Banjarsari-20111119-01663'><img width="150" height="150" src="/wp-content/uploads/2012/02/Banjarsari-20111119-016631-150x150.jpg" class="attachment-thumbnail" alt="Banjarsari-20111119-01663" title="Banjarsari-20111119-01663" /></a>

]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/gudeg-ceker-khas-solo-pengusir-kantuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sudahkah Anda Merasakan Beragam Jenis Pempek Ini?</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/sudahkah-anda-merasakan-beragam-jenis-pempek-ini/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/sudahkah-anda-merasakan-beragam-jenis-pempek-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 03:17:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>firman91</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[ikan tenggiri]]></category>
		<category><![CDATA[palembang]]></category>
		<category><![CDATA[pempek]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=2073</guid>
		<description><![CDATA[Pempek adalah kuliner khas Palembang yang telah terkenal di setiap daerah di seluruh Indonesia. Bahkan di bagian timur Indonesia sekalipun. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fsudahkah-anda-merasakan-beragam-jenis-pempek-ini%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fsudahkah-anda-merasakan-beragam-jenis-pempek-ini%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Pempek adalah kuliner khas Palembang yang telah terkenal di setiap daerah di seluruh Indonesia. Bahkan di bagian timur Indonesia sekalipun. Pernah teman saya yang dari Papua berbicara kepada saya bahwa ia pernah mencoba kelezatan pempek di daerahnya. Bahan utama pempek berupa ikan dan sagu. Ikan untuk pempek biasanya ikan belida namun karena mahalnya harga ikan belida di pasaran. Penggunaan ikan belida dapat digantikan dengan ikan gabus yang harganya lebih murah namun tetap mempertahankan kegurihannya. Pempek selalu diikuti oleh sausnya yaitu cuko.</p>
<p>Cuko merupakan hal yang wajib bagi penikmat pempek karena dengan kuah kental dengan rasa manis ataupun pedas sangat penting dalam menambahkan kenikmatan pempek. Bahan utama cuko yaitu gula merah. Jika Anda ingin merasakan keaslian rasa cuko. Anda harus perlu membeli gula merah asli dari Palembang. Karena gula merah Palembang memiliki rasa, warna dan aroma yang berbeda dengan gula aren Jawa. Gula aren Palembang memiliki warna lebih pekat, lebih kental dan rasa yang agak pahit khas yang tak dimiliki gula aren Jawa. Sedikit hirupan cuko dan gigitan pempek rasa khas ikannya akan membuat Anda ketagihan hingga merasa kenyang. Maknyoss! kalau katanya pak Bondan.</p>
<p>Untuk yang pernah mencoba kenikmatan pempek pasti mengenal dengan yang namanya pempek kapal selam atau mungkin pempek lenjer dan adaan? ya, itu merupakan salah satu pempek yang Anda kenal. Namun Anda pasti tidak menyangka bahwa pempek memiliki banyak macam dan jenisnya. Berikut ulasannya,</p>
<p>Pempek Kapal Selam, pempek isi telur yang cukup populer karena ukurannya yang besar dari ukuran pempek biasa dan dapat membuat Anda begitu sangat kenyang hanya dengan memakan satu buah.</p>
<p>Pempek bulat/adaan, pempek berukuran kecil yang dibuat bulat agak berbeda sedikit dalam pembuatannya karena adonan langsung digoreng tanpa direbus dulu.</p>
<p>Pempek Kulit, pempek yang terbuat dari daging ikan dihancurkan dan dicampur dengan kulit ikan yang telah dibersihkan. Rasanya sangat khas dan nikmat.</p>
<p>Pempek Lenjer Kecil / Besar, merupakan jenis pempek yang digunakan juga untuk membuat menu laksan. Makanan khas Palembang yang berkuah kuning seperti kuah lontong sayur. Lenjer ini sendiri bisa digoreng lalu dimakan dengan kuah cuko. Rasanya sama dengan pempek kapal selam tapi tidak memiliki isi telur dan bentuknya panjang.</p>
<p>Pempek Panggang, adalah pempek yang menyajikan kenikmatan pempek dengan ikan tenggiri yang memiliki aroma asap akibat hasil pemanggangan. Aroma inilah yang menjadi cita rasa khas dari pempek panggang. Di Palembang sendiri, pempek panggang merupakan makanan yang sering disantap sebagai sarapan. Baik dengan menggunakan cuko ataupun dengan isian yang berupa udang ebi, kecap dan sambal.</p>
<p>Pempek Pastel, adalah pempek isi pepaya muda dengan campuran bumbu di dalamnya.</p>
<p>Pempek Keriting, pempek ini oleh orang Palembang biasanya di makan tanpa digoreng. Tapi buat Anda yang suka gurih lebih baik digoreng. Karena ketika pempek keriting ini digoreng, rasanya sangat gurih sekali akibat bentuknya tersebut.</p>
<p>Pempek Telur Kecil, adalah pempek kapal selam yang berukuran mini.</p>
<p>Pempek Lenggang, pempek yang dicampur dengan telur bebek kemudian diletakkan di daun pisang yang sudah dibentuk seperti piring dan dibakar. Bisa juga digoreng. Namun pempek lenggang panggang biasanya lebih populer dibanding lenggang goreng.</p>
<p>Pempek Tahu, pempek yang didominasi oleh tahu.</p>
<p>Pempek Model/Iris, kalau di Palembang biasa hanya disebut model karena model adalah produk turunan dari pempek. Model tidak dicelupkan dengan cuko tetapi dalam penyajiannya pempek diiris iris menjadi kecil dan dicampur dengan kuah khas model.</p>
<p>Selain itu, ada pempek tunu, pempek dos, dan ubi. Adapun produk turunannya yaitu tekwan, celimpungan, laksan, dan sebagainya.</p>
<p>Ada yang belum Anda coba?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/sudahkah-anda-merasakan-beragam-jenis-pempek-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makanan Khas Manado, Paniki</title>
		<link>http://www.palingindonesia.com/makanan-khas-manado-paniki/</link>
		<comments>http://www.palingindonesia.com/makanan-khas-manado-paniki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 02:30:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Juliana.M</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliner]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.palingindonesia.com/?p=1642</guid>
		<description><![CDATA[Saudara iparku adalah seorang wanita yang berasal dari Manado. mereka suka makanan pedasssss,&#8230;.. Memang yummy, ‘Paniki’ adalah nama lain dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fmakanan-khas-manado-paniki%2F"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fpalingindonesia.com%2Fmakanan-khas-manado-paniki%2F&amp;style=normal&amp;b=2" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Saudara iparku adalah seorang wanita yang berasal dari Manado. mereka suka makanan pedasssss,&#8230;.. Memang yummy, ‘Paniki’ adalah nama lain dari hewan yang bernama kalong atau kelelawar, hewan ini adalah pemakan buah. Sewaktu saya di buatkan makanan khas menado, mmmm.</p>
<p>Bumbu makanan yang disebut Paniki ini, utamanya adalah santan kelapa dengan rempah2 seperti bawang merah, bawang putih, cabai, sereh, jahe dan sebagainya, secara rempah2 adalah khas makanan Indonesia. Ketika Paniki dihidangkan, bau wangi masakan ini sangat kuat tercium, apalagi hewan ini memang mempunyai aroma khas yang lain dari pada hewan lain.</p>
<p>Bumbu rempah-rempah khas masakan Manado inilah yang membuat masakan paniki menjadi luar biasa. Memang sekarang paniki sangat jarang ditemukan, karena dilestarikan dan sudah mulai berkurang populasinya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.palingindonesia.com/makanan-khas-manado-paniki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
